Otot dan Keistimewaan Dinosaurus Raksasa di Thailand
Jakarta, CNN Indonesia — Penemuan fosil dinosaurus raksasa di Thailand membuka babak baru dalam sejarah prasejarah Asia Tenggara. Para ilmuwan mengungkap spesies baru bernama Nagatitan chaiyaphumensis, yang kini disebut sebagai dinosaurus terbesar yang pernah ditemukan di kawasan Asia Tenggara.
Dinosaurus Raksasa Nagatitan
Fosil Nagatitan pertama kali ditemukan warga lokal di Provinsi Chaiyaphum, Thailand timur laut. Setelah itu, tim peneliti selama beberapa tahun menggali berbagai bagian kerangka, mulai dari tulang belakang, rusuk, panggul, hingga tulang kaki depan sepanjang 1,78 meter.
Berdasarkan ukuran tulang humerus dan femur, ilmuwan memperkirakan bobot tubuh dinosaurus tersebut berada di kisaran 25 hingga 28 ton. Meski bagian kepala dan giginya belum ditemukan, peneliti menduga Nagatitan merupakan herbivora rakus yang memakan tumbuhan dalam jumlah besar.
Keunikan Nagatitan
Mahasiswa doktoral paleontologi dari University College London, Thitiwoot Sethapanichsakul, mengungkapkan dinosaurus ini kemungkinan memakan tumbuhan seperti konifer dan pakis berbiji yang tidak memerlukan banyak pengunyahan. Dengan panjang hampir 27 meter, Nagatitan menjadi salah satu sauropoda terbesar yang pernah menghuni Bumi.
Saat Nagatitan hidup, wilayah yang kini menjadi Thailand diperkirakan memiliki iklim subtropis panas dengan kombinasi hutan, sabana, dan semak belukar. Meski begitu, ukuran tubuh Nagatitan membuatnya nyaris tidak memiliki predator alami di kawasan Asia Tenggara.
Penemuan ini juga memberi petunjuk baru soal keragaman dinosaurus sauropoda di Asia Tenggara yang selama ini masih minim data fosil. Nagatitan disebut sebagai sauropoda terbesar sekaligus termuda secara geologis yang pernah ditemukan di kawasan tersebut.
Menariknya, Nagatitan hidup pada masa kadar karbon dioksida atmosfer Bumi meningkat dan suhu global menjadi lebih panas. Para ilmuwan menduga kondisi iklim tersebut berperan dalam evolusi ukuran tubuh dinosaurus raksasa.










