Review Lengkap {Komdigi}: 64 Platform Terbaik untuk PP Tunas

Menkomdigi Mencatat 64 Platform Digital Penuhi Self-Assessment PP Tunas

Menurut Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi), hingga saat ini sebanyak 64 platform digital telah melakukan self-assessment untuk mematuhi PP Tunas demi perlindungan anak. Implementasi PP Tunas dilakukan pada akhir Maret 2026, dan saat ini 175 Produk, Layanan, dan Fitur (PLF) yang dikelola oleh 64 Penyelenggara Sistem Elektronik (PSE) telah menyerahkan hasil penilaian mandiri untuk dievaluasi lebih lanjut.

Proses Self-Assessment PP Tunas

Proses self-assessment ini merupakan bagian dari kewajiban kepatuhan terhadap Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2025 tentang Perlindungan Anak. Dalam self-assessment, penyelenggara platform digital melakukan penilaian internal terhadap produk, fitur, dan layanan mereka. Beberapa aspek yang dievaluasi meliputi risiko platform terhadap pengguna anak, paparan konten berbahaya, sistem verifikasi usia, mekanisme moderasi konten, dan fitur kontrol orang tua.

Verifikasi dan Evaluasi Lanjutan

Setelah menerima dokumen self-assessment, Komdigi akan melakukan verifikasi dan penilaian berdasarkan laporan yang masuk. Hasil evaluasi ini akan menjadi dasar untuk menentukan kategori risiko platform dan kesesuaiannya bagi kelompok usia tertentu. Proses ini membutuhkan waktu karena setiap risiko harus ditelaah dengan cermat, termasuk risiko konten, kontak dengan orang yang tidak dikenal, kecanduan, kesehatan, dan risiko lainnya.

Indonesia memilih pendekatan yang tidak hanya fokus pada perlindungan anak, tetapi juga mendorong platform untuk meningkatkan fitur dan tata kelolanya agar lebih aman bagi pengguna anak. Hal ini berbeda dengan sejumlah negara yang memberlakukan pembatasan akses anak ke media sosial. Beberapa platform yang sudah melaporkan self-assessment termasuk Netflix, Vidio, HBO Max, Disney, Roblox, PUBG, Mobile Legends, Shopee, Tokopedia, Lazada, dan lainnya.

Source link