Riset BAKTI: Ada 2.000 Blankspot Internet di Indonesia

Masih Ada 2000 Blankspot Internet di Indonesia, Papua yang Paling Terdampak

Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (BAKTI) Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) mengungkap bahwa cakupan internet telah merata ke 98 persen wilayah Indonesia. Akan tetapi, masih terdapat sekitar 2.000 desa yang belum terjangkau, terutama di Papua yang dikatakan memiliki blankspot paling banyak.

Blankspot Internet Papua Mencapai 700 Titik

Direktur Utama BAKTI Komdigi, Fadhilah Mathar, menyebutkan bahwa Papua menjadi wilayah dengan jumlah blankspot internet terbanyak, diperkirakan mencapai sekitar 700 titik yang tersebar di enam provinsi. Kendala keamanan menjadi salah satu faktor utama yang menghambat pengembangan jaringan internet di wilayah tersebut, meskipun infrastruktur pasifnya telah ada.

Ia menegaskan bahwa meskipun terdapat rintangan, BAKTI memiliki visi untuk mengcover seluruh wilayah Papua dan sedang berkoordinasi dengan pihak keamanan untuk melanjutkan infrastruktur yang telah ada. Upaya pengadaan lelang frekuensi frekuensi 700 MHz dan 2,6 GHz diharapkan dapat membantu menutup blankspot yang masih ada di wilayah tersebut.

Efforts by BAKTI Komdigi to Expand Internet Coverage

BAKTI Komdigi telah berupaya untuk memberikan akses internet di wilayah Terdepan, Terluar, dan Tertinggal (3T) melalui berbagai infrastruktur seperti Base Transceiver Station (BTS) 4G, Palapa Ring, dan Satelit Republik Indonesia (Satria 1) dengan kapasitas 150 Gbps. Saat ini, sudah terdapat akses internet di 31.864 titik layanan publik dan sinyal 4G di 6.747 desa.

Indah menyebut bahwa BAKTI telah melakukan exit dari beberapa wilayah, termasuk di Nusa Tenggara Timur (NTT), ketika wilayah tersebut sudah menarik bagi swasta secara komersial. Hal ini menunjukkan bahwa upaya pengembangan jaringan internet terus dilakukan untuk menutup kesenjangan digital di Indonesia.

Source link