Aurora borealis yang memukau direkam oleh astronaut NASA dari misi SpaceX Crew-11 di Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS). Astronaut Zena Cardman menyebut bahwa aurora borealis adalah salah satu pemandangan yang sering mereka saksikan selama misi. Fenomena aurora borealis di Belahan Bumi Utara dan aurora australis di Belahan Bumi Selatan terjadi di sekitar kutub karena medan magnet Bumi mengarahkan partikel bermuatan dari Matahari ke wilayah tersebut. Ketika partikel-partikel ini bertabrakan dengan atmosfer, cahaya berwarna-warni yang berkilauan tercipta. Fenomena aurora ini semakin sering terjadi karena Matahari sedang berada di puncak siklus aktivitas 11 tahunannya.
Penantian Aurora Borealis dari Stasiun Luar Angkasa
Read Also
Recommendation for You

Indonesia Segera Memiliki Kapal Induk Pertama dari Italia Jakarta, CNN Indonesia — Indonesia akan segera…

WhatsApp Stop Dukungan untuk HP Lawas, Berikut Rekomendasi HP Entry-Level 2026 Jakarta, CNN Indonesia —…

Banjiri LinkedIn, Hampir Setengah Unggahan Panjang Pengguna Dibuat AI Sebuah riset dari firma pendeteksi konten…

Jakarta, CNN Indonesia — Presiden China Xi Jinping diyakini akan menjadi pembuka acara World Artificial…








