Selama dua puluh lima tahun ke depan, Jakarta diprediksi akan menjadi kota terpadat di dunia, dengan populasi mencapai 42 juta pada tahun 2025. Data yang dikeluarkan oleh Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB) dalam laporan berjudul World Urbanization Prospects 2025 menunjukkan bahwa sebanyak sembilan dari sepuluh kota terpadat berada di Asia, dengan Kairo, Mesir, sebagai satu-satunya kota dari luar Asia yang masuk dalam daftar tersebut.
Tokyo, kota yang sebelumnya menduduki peringkat teratas pada tahun 2000, diproyeksikan mengalami penurunan populasi hingga mencapai 30,7 juta pada tahun 2050. Sementara itu, kota-kota seperti Dhaka dan Shanghai diprediksi akan mengalami pertumbuhan pesat, di mana Dhaka bahkan diperkirakan akan melampaui Jakarta sebagai kota terpadat di dunia pada pertengahan abad nanti.
Kota-kota lainnya yang masuk dalam daftar termasuk New Delhi, Shanghai, Guangzhou, Kairo, Manila, Kolkata, dan Seoul dengan proyeksi populasi masing-masing hingga tahun 2050. Dengan demikian, perkembangan populasi di berbagai kota di dunia memiliki kecenderungan fluktuatif dalam rentang waktu yang signifikan. Estimasi ini menjadi sorotan penting dalam konteks urbanisasi global dan pertumbuhan penduduk di masa mendatang.










