Blue Origin, perusahaan yang didirikan oleh Jeff Bezos, telah memutuskan untuk menunda program penerbangan roket wisata antariksa suborbital New Shepard selama minimal dua tahun. Hal ini dilakukan untuk memfokuskan sumber daya perusahaan dalam mengembangkan kemampuan manusia untuk eksplorasi Bulan. Dalam upaya ini, Blue Origin bersaing dengan SpaceX milik Elon Musk untuk mendapatkan kontrak dengan NASA untuk mengembangkan kendaraan yang dapat mengangkut astronaut dari ruang angkasa jauh ke permukaan bulan.
SpaceX sedang mempersiapkan pendarat untuk misi Artemis III NASA yang direncanakan diluncurkan pada tahun 2028. Namun, kemungkinan terjadi penundaan karena kesiapan pendarat SpaceX. NASA juga telah memberikan peringatan kepada perusahaan untuk terus mempercepat proyeknya agar tidak tertinggal dalam perlombaan antariksa dengan China.
Dalam persaingan yang ketat ini, NASA berusaha mengirim astronot kembali ke bulan sebelum China melakukannya pada tahun 2030. Misi Artemis III NASA, yang direncanakan untuk mendarat di bulan, akan diluncurkan pada tanggal 8 Februari. Administrator baru NASA, Jared Isaacman, telah bertemu dengan perwakilan dari SpaceX dan Blue Origin untuk merencanakan strategi yang dapat mempercepat jadwal program Artemis.
Keputusan Blue Origin untuk menunda penerbangan New Shepard adalah bagian dari komitmen perusahaan untuk mendukung tujuan nasional kembali ke Bulan dan membangun kehadiran lunar yang berkelanjutan. Meskipun belum jelas berapa banyak penumpang yang telah memiliki tiket untuk penerbangan masa depan, Blue Origin tetap berkomitmen untuk mendukung eksplorasi antariksa. Sejak penerbangan perdana pada 2021, New Shepard telah membawa penumpang terkenal seperti William Shatner dan Katy Perry melewati batas luar angkasa.












