Lubang Mirip Sinkhole Aceh: Penjelasan Pakar

Di daerah Pondok Balik, Kecamatan Ketol, Aceh Tengah, fenomena lubang raksasa semakin meluas dan berpotensi mengancam area perkampungan warga. Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengamati bahwa fenomena ini menyerupai sinkhole, meskipun memiliki ciri khas yang berbeda. Menurut penjelasan Plt Badan Geologi ESDM Lana Saria, lubang raksasa tersebut terjadi karena adanya gerakan tanah yang sudah berlangsung dalam rentang waktu yang cukup lama. Faktor seperti jenis batuan, kemiringan lereng, dan adanya aliran irigasi di sekitar wilayah tersebut juga berkontribusi terhadap pemanjangan lubang.

Warga setempat melaporkan bahwa gerakan tanah telah terjadi sejak beberapa tahun yang lalu dan masih terus berkembang terutama pada musim hujan. Batuan di area tersebut, yang didominasi oleh tufa yang longgar dan poros, bersamaan dengan kemiringan lereng yang sangat curam dan adanya saluran irigasi di sekitar wilayah selatan, menjadi faktor penyebab utama dari meluasnya lubang. Adanya aliran air yang mengikis tebing juga berperan dalam melebarkan area lubang tersebut.

Fenomena ini pertama kali diketahui sekitar tahun 2000 dan sejak saat itu terus berkembang. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Tengah menyatakan bahwa pergerakan tanah di wilayah Kampung Bah Kecamatan Ketolitu terus membesar sejak saat itu. Meskipun belum ada penjelasan pasti mengenai awal mula terjadinya fenomena ini, namun laporan dari masyarakat sekitar menunjukkan bahwa fenomena ini telah membawa dampak signifikan, termasuk pemutusan akses jalan dan relokasi tempat tinggal warga. Upaya rehabilitasi dan rekonstruksi dilakukan dalam tiga tahap untuk mengatasi masalah ini.

Source link