Bahaya Paparan Mikroplastik pada Ibu Hamil di Gresik

Peneliti dari Ecoton mengungkapkan temuan terbaru tentang paparan mikroplastik pada tubuh manusia, dengan fokus pada ibu hamil. Hasil penelitian kolaboratif antara Ecoton dan Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga menemukan bahwa 100% sampel air ketuban dari ibu hamil di Gresik mengandung mikroplastik. Jenis mikroplastik yang dideteksi berupa fiber dan fragmen plastik polyethylene yang berasal dari berbagai sumber, seperti botol plastik air minum, wadah makanan plastik, dan tas kresek. Rafika, kepala Laboratorium Mikroplastik Ecoton, menjelaskan bahwa paparan mikroplastik ini meningkatkan risiko kesehatan ibu hamil dan bayi yang dikandungnya.

Selain itu, penelitian sebelumnya telah menunjukkan adanya mikroplastik dalam feses, air susu ibu, air seni, dan bahkan dalam darah perempuan. Hal ini disebabkan oleh penggunaan plastik sekali pakai dan pembuangan sampah plastik yang tidak sesuai, yang berdampak pada kondisi lingkungan dan kesehatan manusia. Ancaman mikroplastik tidak hanya terbatas pada tubuh manusia, tetapi juga telah menembus jaringan otak, yang berpotensi merusak fungsi saraf dan kemampuan kognitif.

Untuk mengatasi masalah ini, Ecoton mendorong Generasi Z dan masyarakat secara umum untuk mengubah gaya hidup dengan mengurangi penggunaan plastik sekali pakai dan menghindari produk kosmetik yang mengandung mikroplastik. Langkah-langkah mitigasi seperti ini diharapkan dapat meminimalisir paparan mikroplastik dalam tubuh manusia dan mendukung upaya pelestarian lingkungan.

Source link